Tips Menarik
FAKTA UNIK JEPANG

FAKTA UNIK JEPANG
Jepang merupakan negara yang paling banyak punya aturan tidak tertulis dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia. Ada budaya yang disebut “ba no kuuki wo yomu” (reading the air) atau memahami situasi tanpa perlu penjelasan dan berperilaku seperti seharusnya. Orang Jepang selalu berusaha menghormati orang lain dan membuat orang lain tidak merasa terganggu atau tidak nyaman. Terdapat beberapa fakta unik tentang Jepang, tentang kebiasaan warga nya yang sangat disiplin.

Jepang merupakan negara yang paling banyak punya aturan tidak tertulis dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia. Ada budaya yang disebut “ba no kuuki wo yomu” (reading the air) atau memahami situasi tanpa perlu penjelasan dan berperilaku seperti seharusnya. Orang Jepang selalu berusaha menghormati orang lain dan membuat orang lain tidak merasa terganggu atau tidak nyaman.
Berikut 5 fakta unik tentang Jepang:

  • Membawa sampah ke Rumah
Jepang dikenal sebagai salah satu negara terbersih di dunia. Jika orang Jepang perlu membuang sampah sementara tidak ada tempet sampah disekitarnya, mereka tidak segan menyimpannya dulu di kantung atau tas.
  • Menghabiskan makanan yang disuguhkan
Jika kita bertamu pada orang Jepang jangan kaget jika mereka hanya menyuguhi panganan yang relatif sedikit. Biasanya makanan tersebut disimpan dalam piring pisin kecil ditemani secangkir teh atau kopi. Suguhan makanan sebaiknya dimakan dan dihabiskan. Tak lupa kita memberikan komentar berupa pujian terhadap rasa makanan yang disajikan. Makanan yang disisakan, dapat diasumsikan kurang sopan, kurang menghargai, atau bisa jadi dimaknai bahwa makanannya tidak enak.
  • Memberi Oleh-oleh atau Omiyage
Orang Jepang tidak pernah minta dibelikan oleh-oleh karena akan dianggap sebagai hutang budi. Itu berarti, jika kita diberi oleh-oleh maka kita wajib pula memberinya oleh-oleh saat kita kembali dari suatu daerah atau negara.
  • Disiplin saat menggunakan transportasi umum
Di Jepang orang-orang mengantre untuk naik kereta atau bus dengan tertib. Mereka akan naik setelah para penumpang turun. Mereka akan menjinjing tas Ransel ketika menaiki kendaraan umum atau menaruh tas Ranselnya di rak diatas tempat duduk.
  • Tidak Menunjuk dengan jari
Di Jepang menunjuk dengan salah satu jari dianggap tidak sopan. Jadi sebaiknya jika ingin menunjukkan sesuatu kita menggunakan seluruh jari tangan.
 
Eh tapi ternyata ga Cuma 5 aja loh Ayah dan Bunda, ada beberapa hal unik lainnya yang menjadi kebiasaan warga Jepang, apa aja sih fakta unik lainnya?
  • Tidak makan di tempat umum sambil berjalan
Orang Jepang tidak makan di tempat umum sambil berjalan. Di minimarket biasanya tersedia meja dan kursi kecil tempat makan, sampahnya bisa langsung dibuang di tempat sampah yang sudah disediakan.
  • Pakaian dan suasana kantor
Pakaian orang Jepang ke kantor didominasi warna gelap, seperti hitam, abu-abu, coklat tua, atau biru. Mereka umumnya tidak suka terlihat mencolok/berbeda dan menjadi perhatian di tempat umum ataupun kantor.
  • Bertukar Kartu Nama
Ketika memberi kartu nama, harus dipastikan kartu nama menghadap ke penerima (informasi di kartu nama dapat langsung terbaca). Baik pemberi maupun penerima kartu harus menggunakan kedua tangan. Kartu nama yang diterima jangan sekali-kali langsung di masukan ke tas atau disimpan di saku celana, jika itu dilakukan maka seolah-olah orang tersebut sudah tidak menghargai dan tidak sopan.
  • Memberi Tip atas Jasa pelayanan
Memberi tip pada pelayan restoran atau pelayanan lainnya seperti pada hair dresser di salon, bell boy di hotel, dan supir taksi relatif umum dilakukan di Indonesia. Namun jika kita mencoba memberikan tip pada pelayan restoran misalnya, mereka akan langsung menolaknya bahkan mereka tak segan mengejar kita untuk mengembalikan tip tersebut. Lebih baik mengucapkan terima kasih atas pelayanan mereka.
 
Hal diatas adalah beberapa peraturan tidak tertulis di Jepang atau bisa dibilang juga sebagai hal unik yang ada di Jepang, peraturan tidak tertulis ini sudah menjadi kebiasaan bagi warga Jepang. Kita bisa tiru nih Ayah dan Bunda, dimulai dari hal kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan tapi dilakukan secara rutin dan kemudian menjadi sebuah kebiasaan. Agar kita menjadi pribadi yang lebih disiplin lagi.



Tags





Tips Menarik Lainnya
Belajar Bagikan Link Landing Page dan Transaksi Sampai Closing.
Belajar Bagikan Link Landing Page dan Transaksi Sampai Closing.
Kamis, 10 November 2016 13:18 WIB
belajar landing page yuk :) ikuti stepnya, lihat gambarnya.
Solusi Mengatasi Kesulitan Mengenalkan Rasulullah Kepada Anak
Solusi Mengatasi Kesulitan Mengenalkan Rasulullah Kepada Anak
Sabtu, 06 Agustus 2016 12:50 WIB
Ayah Bunda, sosok Rasulullah di lingkungan kita semakin hari semakin memudar dikarenakan jarangnya menghadirkan sosok Rasulullah dikehidupan sehari-hari. Contohnya di televisi, radio, dan media cetak jarang sekali menampilkan suri tauladan yaitu Rasulullah. Sulitnya memperkenalkan Rasulullah ini menjadi problematika tersendiri. Kini anak-anak kita mencontoh sosok yang jauh dari agama Islam, bukankah itu bahaya ?
Konsep Acara FEMT 2014 Lebih Dinamis
Konsep Acara FEMT 2014 Lebih Dinamis
Senin, 07 April 2014 07:32 WIB
sygmadayainsani.co.id - Konsep Acara FEMT 2014 Lebih Dinamis - Perubahan nama dari Parenting Entertraining Muhammad Teladanku (PEMT) menjadi Family Entertraining Muhammad Teladanku (FEMT) membawa konsekuensi perubahan pada konsep acara yang digagas oleh Kuping Creative Solutions tersebut. Acara d
Dibalik Peristiwa 22 Desember
Dibalik Peristiwa 22 Desember
Kamis, 22 Desember 2016 03:48 WIB
Mari kita kembali ke masa lalu tepatnya pada tanggal 22 s/d 25 Desember 1928 bertempat di Yogyakarta, para pejuang wanita Indonesia dari Jawa dan Sumatera pada saat itu berkumpul untuk mengadakan Konggres Perempuan Indonesia I (yang pertama).

Perlu Bantuan?

Hai, Saya Ria Mayasari (Wa only : 0878-8589-7920)) Anda memerlukan bantuan saat belanja produk? Asisten belanja Anda siap membantu Anda, atau Anda membutuhkan informasi lebih lengkap tentang produk-produk kami silahakan hubungi saya.

Hubungi Saya Tentang Saya